Kamis, 01 Desember 2011

PUISI

                                                                  Cinta Kecilku


Cinta Kecilku,
Semenjak aku menemukanmu,
kau kikis dan kau obati piluku dimasa lalu,
membawa terbang cahaya nan biru,
Cinta Kecilku,
Aku menyebutmu,
Demikian bukan berarti hanya setetes cinta yang ku berikan,
tapi aku lelah berjanji,
untuk suatu hal yang tak bisa di pastikan,
Cinta Kecilku,
cinta kita bersunting raflesia,
sebuah bunga yang sering ku sebut dalam segala rasa,
meski nasipnya tidak menjanjikan keharuman,
tetapi raflesia ini tak pernah layu,
Cinta Kecilku,
malam ini aku merindukanmu.




                                                                           KENANGAN


Ibarat awan berarak menderu,
menghentak seluruh kesadaranku,
tak mampu pada wadahku,
getir pahit bersahutan menyatu,

Kala kesedihan mendayung,
menggenggam lengan lembayung,
ombak romansa bergulung,
tampilkan lautan kalbu terkurung,

Dalam diam jeritku,
ingin ku gadaikan sukma jiwaku,
membeli sang waktu,
yang congkak melangkah biru,

Tinggalkan tatapan nalar berkaca,
kalimat-kalimat yang bisu bersuara,
roh yang pergi meninggalkan sukma,
separuh kosong tanpa jiwa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar